Hai pecinta kopi indonesia.. Pastinya tahu cara cara pengolahan kopi
metode metodenya serta menggunakan alat apa saja, ini saya beberkan cara
cara bagaimana penyajian atau alat alat penyeduh kopi dengan berbagai
cara dan menghasilkan berbagai rasa juga..
Drip Method (Kopi Tetes)
Metode ini disebut juga dengan Filter Method. Sampai saat ini, drip method merupakan cara membuat kopi yang paling populer karena kesederhanaan dan efisiensinya.
Cara pembuatan :
Air
dituang ke kopi bubuk yang diletakkan di atas kertas saring, menuju ke
bejana kopi. Untuk menyeduhnya, cukup panaskan bejana kopi tersebut dan
kopi siap disajikan. Metode ini sangat menarik soalnya hasilnya sangat
lembut tapi kaya akan rasa.
French Press
Nah, metode yang satu ini pasti udah sering banget kamu temui di kedai-kedai kopi. French Press mempunyai nama lain Plunger atau Cafetiere. Metode French Press mengekstrak
paling banyak cita rasa yang terdapat di dalam kopi bubuk dan metode
ini merupakan cara kedua yang paling populer. Harga alatnya juga
terjangkau dan dapat diperoleh di mana-mana.
Coba deh beli biji kopi kita dan gunakan cara Frech press ini! boleh dicoba tuh!
Turkish Coffee
Disebut juga Arab Method.
Cara ini mungkin merupakan asal muasal cara pembuatan kopi pertama
kali dan kopi yang dihasilkan juga mempunyai rasa yang sangat kuat dan
pekat. Pastinya ngga semua orang akan menyukai kopi jenis ini sih.
Mungkin kamu yang udah nyobain bisa ngasih tau kita?
Cara pembuatan :
Kopi digiling secara manual menggunakan lesung dan alu, atau menggunakan alat penggiling kopi yang disebut kahve değirmeni, lalu ditaruh di sebuah bejana yang disebut ibrik bersama gula dan air. Kemudian campuran ini dididihkan tiga kali dan dituang ke dalam cangkir.
Percolator (Penyaring Kopi)
Percolator adalah alat pembuat kopi yang paling umum digunakan sebelum Drip Method ditemukan,
tapi sekarang kamu mungkin lebih sering melihat alat ini di film-film
jadul. Alasannya ya karena kopi yang dihasilkan ngga enak. Hehehe…
Cara pembuatan :
Air
mengalir berputar melalui penampung di bagian bawah, kemudian menuju ke
kopi bubuk di atasnya, lalu semakin ke atas hingga siap menjadi
kopi. Aromanya harum tapi rasanya ngga terlalu enak.
Espresso
Kamu yang pernah ke kedai kopi pasti tau dong mesin kopi espresso yang satu ini? Mesin ini adalah alat yang paling umum yang ada di kedai kopi. Mesin espresso ada yang manual dan otomatis. Kalau di kedai-kedai kopi kebanyakan mereka menggunakan mesin Espresso manual. Kalau buat di rumah kebanyakan orang lebih memilih mesin Espressootomatis karena lebih praktis. Tapi mungkin ada juga orang yang berpendapat lain.
Bisa dibilang, mesin espresso adalah
salah satu mesin kopi yang paling canggih karena hampir semuanya serba
otomatis (misalnya pengaturan suhu), meskipun nggak bisa dipungkiri
kalau tangan barista tetap masih menjadi penentu rasa dari secangkir
kopi yang dihasilkan. Pengen tau rahasia di balik secangkir kopi lezat
buatan tangan barista?
By the way, para coffee geek di luar sana lagi heboh dengan mesin espresso super canggih bernama Steampunk, kamu udah pernah denger belum?
Vacuum
Metode ini juga disebut dengan siphon. Cara kerja alat ini sangat lambat dan prosesnya cukup unik. Patut dicoba!
Cara pembuatan :
Air
dipanaskan hingga mendidih di dalam teko gelas. Di atas teko tersebut
diletakkan bejana gelas berisi kopi bubuk. Air yang panas akan naik ke
bejana gelas berisi kopi bubuk, aduk sebentar kira-kira satu menit. Di
bejana gelas ini kopi telah siap disajikan namun masih terdapat ampas
kopi. Nah, ketika suhu teko gelas di bagian bawah telah mendingin, air
kopi di bejana gelas akan turun ke bawah (karena gravitasi dan perbedaan
tekanan). Ampas kopi akan tetap tertinggal di atas karena atas kertas
saring. Kopi kemudian siap disajikan!
Cold Water Method (Metode Air Dingin)
Kopi dengan cold water method juga umum disebut dengan cold brew coffee (kopi
dingin). Cara ini hanya cocok untuk mereka yang sangat sabaaaaaarrrrr
menunggu kopinya siap, karena kopi ini harus didiamkan selama kurang
lebih 12 jam dulu baru siap disajikan. Konon kabarnya, kopi dingin ini
ramah buat kamu yang perutnya sensitif sama asam kopi. Kopi ini bisa
disajikan panas, dengan es batu, atau dicampur dengan es dan bahan-bahan
lain seperti coklat.
Kopi
dingin juga udah mulai banyak diracik di beberapa kedai kopi di
Indonesia, terutama Jakarta. Racikan di setiap kedai kopi juga rasanya
beda-beda loh, tergantung dari kreativitas baristanya. Tapi kalo kamu
termasuk orang yang cukup sabar untuk menunggu selama 12 jam, kenapa
nggak coba bikin kopi dingin sendiri di rumah?
Neapolitan Flip
Disebut juga Reversible Drip Pot. Dari gambarnya sih alat ini terlihat seperti dua cangkir kopi yang saling bertumpuk.
Cara pembuatan :
Di
antara dua cangkir tersebut terdapat alat penyaring yang telah diisi
kopi bubuk. Cangkir yang bawah diisi dengan air dan dipanaskan sampai
mendidih. Kemudian alat ini dipindahkan dari kompor dan dibalik. Air
kemudian akan mengalir melalui saringan dan kopi bubuk, lalu menetes ke
cangkir kopi bagian bawah (yang semula berada di atas).
Instant Coffee (Kopi Instan)
Kalau ini tentunya cara membuat kopi yang paling familiar untuk kita semua. Gak perlu dijelasin lagi yah.
Single Serve Coffee Machine
Mesin
ini cocok untuk mereka yang suka dengan hal-hal praktis. Ngga perlu
ribet ngitung takaran kopi bubuk karena kopi bubuknya sudah dikemas di
dalam sebuah kemasan yang sesuai dengan takaran untuk membuat secangkir
kopi yang disebut dengan coffee pod. Cukup masukkan kemasan tersebut ke dalam mesin kopi dan didihkan seperti cara memakai mesin Espresso.